Lensapena.Info,Polman,Sulbar–Setelah melakukan investigasi selama beberapa hari Di puskesmas Pelitakan Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar, Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI ) Provinsi Sulawesi Barat menemukan Dokter ASN yang pemalas.

Dari pemantauan Tim Investigator BAIN HAM Secara langsung serta laporan warga dan Pihak Puskesmas yang enggan disebut namanya. Bahwa Dokter disini Masuk kerjanya pukul 09.00 pagi, pulang kerja Pukul 12.00 siang jadi jam kerja hanya 3 jam

Dari hasil investigasi tersebut Ketua BAIN HAM RI Sulbar, Abdul Rahman SH menganggap bahwa Dokter Dipuskesmas pelitakan tidak Profesional dalam menjalankan kinerjanya Sebagai Seorang Dokter apalagi seorang Aparat Sipil Negara (ASN)

Dokter ASN masuk kerja itu sudah diatur dalam keputusan Presiden nomor 68 tahun 1995 tentang jam kerja dilingkungan pemerintah mulai pukul 07. 30 sampai pukul 16.00 sedangkan waktu istirahat 12.00.- 13.00 jika dirinci waktu yang tidak masuk kerja sesuai peraturan tersebut maka dapat dikategorikan sebagai korupsi karena waktu diperkecil tetapi gaji tetap berjalan secara normal” ungkapnya

Selain korupsi waktu, jika seorang dokter pembatasi waktunya maka secara otomatis pelayanan tidak akan berjalan maksimal.

Untuk itu saya mewakili BAIN HAM RI provinsi sulawesi barat mendesak Pemerintah Polewali mandar melakukan evaluasi terhadap ketiga Dokter dipuskemas pelitakan. Terang rahman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *