Home Life Style Mahasiswa Gelar Bazar di Asrama Fak-Fak Papua Barat Di Makassar

Mahasiswa Gelar Bazar di Asrama Fak-Fak Papua Barat Di Makassar

37
0
SHARE
Mahasiswa Gelar Bazar di Asrama Fak-Fak Papua Barat Di Makassar

Lensapena.Info,Makassar,Sulsel--Acara Bazar yg digelar di pelataran asrama Fak-Fak Papua Barat yg terletak di Jl. Perintis Kemerdekaan 7 lrg 2 Tamalanrea Kota Makassar yg diinisiasi olh Himpunan Pelajar Mhsw Papua Barat yg di Ketuai oleh Rustam Cambory Ketua Umum HPM PB dan Ketua Asrama Sdr. Rano Karno berlangsung sgt meriah dan penuh nuansa kekeluargaan.

Dalam acara Bazar yg digelar di pelataran asrama diikuti oleh sekitar 100 orang mahasiswa putra dan putri asal Papua Barat dan diiringi live musik.

Tidak terlihat adanya ketegangan dan kesenjangan sosial serta sekat yg membedakan antara mhsw HPM PB dan mhsw asli Bugis Makassar mereka semua berbaur menjadi satu anak bangsa yg bangga dan cinta trhadap NKRI, Bangga sebagai satu bangsa yg merdeka dan majemuk dari berbagai ragam budaya, terbukti dalam pelaksanaan acara para mahasiswa HPM Papua Barat menyanyikan lagu2 daerah bugis makassar yaitu Balo Lipa dan Tabbere-berre serta byk lagu khas Papua yg menunjukkan rasa cinta dan kesyukurannya hidup ditanah Papua yg katanya walaupun kulitnya hitam tapi hatinya suci, selain itu pihak panitia jg menampilkan video tentang keindahan alam dan aneka budaya tanah papua yang dikelilingi oleh laut dan gunung yg sangat kaya dgn sumber daya alam.

Dari hasil wawancara terhadap Muhammad Ridwan mahasiswa Fak. Tekhnik Unhas yg berasal dari Monokwari menuturkan sangat bangga dan bersyukur menjadi warga negara Indonesia yg lahir dan besar di Papua. Menurutnya walaupun ia sebagai warga asli papua tapi kehidupan sosial yang ia rasakan di Papua sangat luar biasa kebaikan tuhan dan kebaikan pemerintah. Ia mengisahkan bhw ditmpt tinggalnya di Monokwari sehari2nya berbaur dgn warga non pribumi seperti bugis mksr, jawa, batak, manado dan ragam suku dari berbagai Propinsi di Indonesia.

Selama 3 tahun ia berada di kota Makassar kecintaannya trhdp mksr semakin hari semakin tumbuh bagaikan ia mencintai gadis cantik bertubuh molek nan indah, hal itu ia buktikan dgn kesenangannya makan makanan khas bugis makassar seperti coto mksr dan konro yg hampir tiap hari ia cicipi setiap ada kesempatan utk makanan, Muhammad Ridwan juga pada porda sulsel thn 2018 yg lalu yg dipusatkan di Kab. Pinrang dirinya ikut menjadi atlet karate mewakili kab. Gowa dan berhasil menyabet juara 3. Masih tentang cerita indah trhadap Indonesia yg disampaiiakan oleh Ridwan pemuda tampan asal Monokwari tersebut bahwa pasca peristiwa rusuh di Monokwari dimana tempatnya disambangi oleh plt. Walikota Makassar dan menyempatkan diri berfoto bersama dirinya mengaku sangat bangga dan bersyukur bisa foto bersama dgn plt. Walikota dan foto tersebut ia perlihatkn kepada siapa saja yg bercengkrama dgn dirinya. Dgn rasa haru dan bangga ia menceritakn bahwa semoga kelak dirinya jg bisa menjadi bagian dari abdi negara yg memajukan tanah papua.

Kecintaan terhadap NKRI dan terkhusus kota makassar jg dipertegas oleh Rano Karno Ketua Asrama Fakfak asal Kab. Bintuni Papua Barat bahwa selama di di korta Makassar mereka dgn teman2nya asal Papua Barat seringkali memanfaatkan waktu mencicipi makanan khas makassar seperti coto kuda yg ada dibilangan samata Kab. Gowa. Sama dgn Ridwan krn kedekatannya yg sangat kental dengan warga makassar mereka kalau pulang ke Papua membawa oleh2 khas makassar seperti songkok adat to bone sehingga bila ia berada di Monokwari orang2 disana memanggilnya dgn sebutan daeng atau cika.

Rustam Tambori yg menjabat sebagai ketua umum pelajar dan mahasiswa papua barat menyampaikan sikapnya kepada  seluruh teman-teman mahasiswa HPM PB, KNPB dan AMP yg ada di kota Makassar utk terus bersatu dalam bingkai negara kesatuan RI, dalam pernyataannya bahwa Papua itu adalah ibarat tempat yg didalamnya ada surga, utk makan ikan cukup kita buang pancingan ke laut tidak lama ikan sdh didapat dan langsung dibakar, demikian pula utk bahan bakar cukup menimbah dari bawah tanah kemudian diisi dlm gengset mesin gengset bisa langsung dihidupkan dgn menggunakan bahan bakar mentah yg diperoleh dari dasar alam yg ada di Papua. Mengisahkan hadist Rasulullah SAW Sdr. Rustam Tambori Mhsw Fak. Usuluddin UIN Samata semester 14 tsb menyampaikan Nikmat Tuhanmu yg manakah engkau dustakan wahai warga Papua.

Negerimu Indonesia dan tanah tumpah darahmu dan tanah leluhurmu papua dititipkan tuhan sebagai alam yg sangat indah dan kaya raya, tugas kita sebagai anak bangsa untuk terus merawat dan memupuk persatuan dan kesatuan. Jgn lagi pernah berpikir utk merdeka dan terpisah dari NKRI.

Bangga jadi anak Papua akan tetapi lebih bangga menjadi anak Indonesia yg berbendera Merah dan Putih bukan bendera yg berwarna warni tanpa makna dan arti yg menyelaraskn dgn alam Papua.tutup Rustam Tambori

Reporter: Catoer Kresna